Tampilkan postingan dengan label trick windows 7. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label trick windows 7. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 September 2012

Putar Music Secara Bersamaan

Mendengarkan Musik secara bersamaan di Winamp dan media player


Misalnya Anda putar lagu pop indonesia di speaker laptop dengan WMP. Sedangkan anda sendiri memutar lagu barat di headphone dengan Winamp. Dan dilakukan secara bersamaan. Adakah tips yang bisa digunakan?
Bagaimana tipsnya agar bisa memutar suara output di WMP (Windows Media Player) menggunakan speaker dan memutar suara output di Winamp menggunakan Headphone secara bersamaan dalam satu PC/laptop.
Bisa. Asalkan menggunakan OS Windows Seven7 dan Sound Card mendukung High Definition Audio
Nah, itulah keistimewaan Windows Seven7. Mampu mendeteksi speaker, headphone, perangkat suara di laptop Anda. Anda bisa memutar suara musik/film/apa saja dengan speaker laptop dan headphone namun secara bersamaan. Bagi para pemilik laptop jenis laptop terbaru tentu sudah mendukung penuh OS Windows Seven7 atau Windows Vista? (Mungkin Anda bisa lihat stiker logo Windows 7 atau Windows Vista ditempelkan disamping dibawah tombol-tombol keyboard Anda) dan kebanyakan perangkat keras Sound Card sudah mendukung High Definition Audio. Jika itu semua sudah terpenuhi, maka selanjutnya persiapan pertama tancapkan terlebih dahulu headset/headphone Anda ke laptop. Selanjutnya….
Langkap pertama putar suara di sound speaker PC dengan WMP (Windows Media Player)
1. Buka WMP, klik menu Tools diatas, dan klik pilihan “Options…
image
2. Masuk jendela Options, pilih tab Devices. Kemudian klik Speakers dan dilanjutkan klik button Properties .
image
3. Selanjutnya muncul jendela Speaker Properties. Kemudian klik pilihan dibawah “Select the audio Device” dan pilihlah Speakers (High Definitioin Audio Device)
image
4. Terakhir klik Apply. Selesai, dan tunggu, jangan tutup aplikasinya. Putarlah musik apasaja yang teman Anda sukai di WMP, pastikan speaker Anda mengeluarkan suara musik tsb, bukan headset/headphone Anda. Selanjutnya Anda bisa ke langkah berikutnya (Winamp)
image
Langkap kedua memutar suara di Headphone dengan WINAMP
1. Buka program Winamp lalu klik kanan mouse untuk mengakses menu “Preferences”
image
2. Selanjutnya akan muncul jendela “Winamp Preferences”. Selanjutnya klik Nulsoft DirectSound Output vx.xx [out_ds.dll] .
image
3. Selanjut Jendela “Nullsoft DirectSound Output v.x.xx Settings”. Lalu pilih Headphones (High Definition Audio Device.
image
4. Klik OK untuk menutup. Selesai. Sekarang mainkan musik yang Anda sukai. Pasang Headphone Anda.
CONGRATS, sekarang laptop Anda mengeluarkan suara berbeda di dua output audio Laptop Anda, speaker dan headphone.
image
Read More..

Selasa, 21 Agustus 2012

Cara Mengetahui Prosesor 64 bit Atau 32 Bit

Saat kita akan menginstal sebuah sistem operasi pada PC/laptop kita. tentu yang harus kita lakukan adalah mengecek apakan processor kita ber arsitektur x86(32-bit) atau x64(64-bit), karna kita tidak bisa sembarangan menginstal versi sistem operasi, apakah sistem operasi 32-bit atau 64-bit.

karna sistem operasi 64-bit tidak bisa di instalkan pada processor berasitektur x86(32-bit), sedangkan sistem operasi 32-bit dapat di instalkan pada processor berasitektur x86 maupun x64.

lalu bagaimana cara mengetahu apakah processor kita berasitektur x86 atau x64?.
cara yang paling sederhana yaitu saat pembelian processor tersebut, biasanya di box pembelian selalu di sertakan apakah processor tersebut x86 atau x64. namun ada kalanya kita lupa menaruh box processor tersebut ataupun mungkin kita membeli sebuah PC built up tanpa keterangan yang lengkap tenteng spesifikasinya. Untuk itu cara lain mengetahui arsitektur processor kita adalah dengan melihat pada computer properties, regedit, MSINFO, ataupun software pihak ke-3 seperti CPU-Z.
 
1. Menggunakan Computer Properties
Klik Start –> Klik kanan pada Computer -> Klik Properties. Klik pada Windows Experience Index.
computer-properties
Klik pada View and Print detailed performance and system information.
performance-information
Jika processor anda kompatibel dengan processor x64 (64-bit), maka pada bagian64-bit capable akan bertuliskan Yes.
64bit-capable
2. Menggunakan Regedit
Klik Start -> ketikkan regedit (Windows Vista)
Klik Start –> pilih Run –> ketikkan regedit (Windows XP)
Cari Key :
HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DESCRIPTION\System\CentralProcessor\0
Pada layar sebelah kanan akan terlihat String “ProcessorNameString” yang menampilkan nama processor anda, dan pada String “Identifier” akan menampilkan tipe processor. Jika menampilkan pesan seperti dibawah ini :
x86 Family 6 Model 15 Stepping 13 (berjenis x86)
Intel64 family 6 Model 15 Stepping 10 (berjenis x64 atau kompatibel dengan x64)
registry-information
3. Menggunakan MSINFO32
Klik Start -> ketikkan msinfo32 (Windows Vista)
Klik Start –> pilih Run –> ketikkan msinfo32 (Windows XP)
sistem-information
Bisa dilihat pada item System Type menampilkan x64-based PC jika kompatibel dengan x64, dan X86-based PC jika hanya mendukung tipe x86 (32-bit)
4. Menggunakan CPUZ
CPUZ merupakan utility yang digunakan untuk menampilkan semua informasi tentang CPU (Processor), Cache, Mainboard, Memory, dll yang digunakan pada sebuah PC atau Laptop. Untuk bisa menggunakannya silahkan Download CPUZ.
Informasi akan ditampilkan pada bagian Instructions pada CPU tab, jika menampilkan EM64T (Intel Processor) atau AMD64 (AMD Processor). Jadi jika menampilkan kedua status tersebut, berarti anda dapat menginstalkan Windows versi 64-bit.
cpuz-capable

Setelah kita tahu arsitektur processor milik kita, sekarang kita dapat menginstal sistem operasi dan software yang cocok dengan processor kita.
Semoga Bermanfaat.
Read More..

Sabtu, 18 Agustus 2012

Tips Shutdown PC / Laptop

5 Alasan Komputer Wajib di Shut Down Setelah Siap Menggunakannya


1. Pada saat proses shutdown komputer akan meregistrasi ulang komponen komputer yang terpakai (digunakan) dan software serta data yang dipakai atau yang di delete.
Kalau kita mematikan komputer secara langsung, maka komponen atau software serta data yang digunakan tidak dapat disimpan kedalam registrasi, sehingga bila terjadi masalah pada komputer maka komputer tidak dapat mengadakan system recofery berdasarkan tanggal atau waktu yang di tetapkan.


2. Pada saat proses shutdown, processor memberikan perintah kepada bios untuk menghentikan segala pekerjaan2 komponen peralatan, sehingga arus atau daya yang terpakai diputus secara normal, tapi kalau kita mematikan langsung maka komponen komputer secara mendadak mati tanpa pemutusan arus secara normal sehingga lama kelamaan akan menimbulkan kerusakan pada komponen komputer.

3. Pada saat proses shutdown fan komputer akan bekerja duakali lebih cepat untuk proses pendinginan processor, kalau kita mematikan komputer secara langsung, maka pendinginan processor tidak bekerja secara normal maka lama-kelamaan processor bisa rusak.

4. Pada saat proses shutdown system memory akan dikosongkan, sehingga pada saat komputer dipakai lagi maka memory sudah benar-benar dalam keadaan refresh, kalau kita mematikan komputer secara langsung maka besar kemungkinan memory bisa rusak.

5. Pada saat proses shutdown hardisk bekerja untuk menyimpan data yang diperintahkan processor serta menyalin data komponen serta software kedalam registrasi komputer, kemudian haed hardisk akan kembali keposisi awal (keposisi tidak membaca hardisk), kalau kita mematikan komputer secara langsung maka selain data komponen dan software tidak tersimpan pada registry, juga posisi head hardisk berada di tengah2 silinder hardisk, sehingga pada saat dihidupkan kembali head komputer dapat merusak silinder hardisk sehingga terjadi Band sector hardisk, lama kelamaan akan menyebabkan hardisk rusak.

Itulah sebabnya mengapa pada saat proses shutdown komputer lama untuk mati. Oleh sebab itu hendaknya jika mematikan komputer harus melakukan proses shutdown bila kita tidak ingin ada masalah kerusakan pada system komputer kita baik softwarenya maupun hardwarenya.
Read More..

Minggu, 13 Mei 2012

Menggunakan Thema Yang Disembunyikan

Saat awal kita menginstal windows 7, kita akan dihadapkan pada pertanyaan language, time and currency. Jika yang kita pilih adalah English (United States) maka yang akan keluar sebagai default themes and walpaper adalah themes Amerika. Nah ternyata windows 7 menyembunyikan themes dan walpaper dari negara lain seperti Australia, Kanada, Inggris and Afrika selatan. Mau tahu dimanakah letak persembunyainnya???


yuk kita ikuti jejak di bawah ini

1. Buka windows explorer, pastikam menu bar di windows explorer anda terlihat. Jika belum, klik tombol organize di pojok kiri atas kemudian pilih Layout dan pastikan menu barditandai dengan centang.

2. Pada menu bar pilih tools ---folder options, akan muncul jendela baru. Selanjutnya pilih tabs view, beri tanda pada show hidden files, folders, and drives dan hilangkan tanda centang pada Hide protected operating system files (recommended), akhiri dengan klik tombol OK

3. Masuklah ke alamat ini C:\Windows\Globalization\MCT melalui windows explorer (notes: sesuaikan drive dimana anda menginstal windows)

4. Nah di alamat tersebut kita menemukan 5 folder dengan nama MCT-AU, MCT-CA, MCT-GB, MCT-US, dan MCT-ZA. Coba klik 2 kali pada folder MCT-AU. Apa yang anda temukan??? yup di dalm folder tersebut terdapat folder Australia, RSSfeed, dan Theme.

5. Sekarang masuklah pada folder Theme. Klik 2 kali file AU.theme dan treng treng treng, kita telah berhasil menginstal theme Australia yang sebelumnya disembunyikan windows
Read More..

Sabtu, 12 Mei 2012

Menghilangkan Flash Disk


Tips Hilangkan Flash Disk


USB drive (juga dikenal sebagai Flash Drive, Flash Disk, Hard Disk Ponsel atau Pen Drive), merupakan standar yang paling populer dewasa ini sebagai media penyimpanan dan pemindahan data yang sangat praktis. Dukungan antarmuka USB tersedia (built in) dan sudah menjadi standar umum dalam PC baik itu berupa  IBM-Compatible maupun  Apple.

Port USB mendukung Hot Plugging dan Plug & Play. Port USB memungkinkan untuk PC anda terhubung dengan 127 perangkat melalui bus dengan sebuah port tunggal USB. Adalah Driver "usbstor.sys" yang digunakan untuk berkomunikasi dengan setiap drive USB ke sistem operasi sebuah komputer. USB drive memang sangat besar manfaatnya dewasa ini, namun  jika disalahgunakan oleh seorang user lain tentunya bisa menjadi petaka, karena mereka dapat dengan mudah menggunakan  sebuah USB port untuk mentransfer atau meng-copy informasi rahasia dari komputer anda, selain itu orang lain juga  dapat meng-upload alias menebar file virus ke komputer anda baik itu disengaja maupun tidak.


Tetapi jangan khawatir anda bisa mencegah pengguna lain untuk menghubungkan drive USB mereka di komputer anda dengan menonaktifkan fitur "usbstor.sys" (USB driver) di dalam sistem komputer anda. Hal ini hanya akan memblokir atau hanya ber-efek tidak bekerjanya  perangkat penyimpanan USB saja (Flash Disk saja), sedangkan perangkat mouse dan lainnya yang menggunakan USB tetap bekerja seperti layaknya.


Baiklah kita mulai saja, dibawah ini adalah Cara Menonaktifkan/ Mengaktifkan USB Port (Flash Disk Port) , Untuk mengedit fitur ini, anda harus login ke komputer anda sebagai administrator. Langkah-langkahnya sebagai berikut.


Pertama-tama klik pada tombol Start untuk membuka "Run" dan ketik "regedit" kemudian klik tombol Ok untuk membuka Registry Editor.





Lalu cari lokasi path USBSTOR : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\USBSTOR  Di sini pilih "USBSTOR" folder dan di sisi kanan registry editor panel, temukan value "Start".



Double klik pada "Start" dan kemudian isikan nilai 4 di kotak "Value data".





Tutup Registry Editor dan Restart komputer anda.


Suatu ketika jika anda ingin mengembalikan setting tadi ke pengaturan default , buka lagi Registry Editor kembali ( seperti langkah-langah diatas) dan set nilainya menjadi 3.


Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
Read More..